Pages

Saturday, August 15, 2015

Ibu Hamil Diimbau Rutin Periksa Kandungan

Ibu Hamil Diimbau Rutin Periksa Kandungan
Aug 16th 2015, 12:21

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGELANG — Ibu hamil diimbau rutin memeriksakan kandungannya pada bidan atau pusat pelayanan kesehatan terdekat. Sebab, pemeriksaan kandungan secara rutin dinilai sangat penting.

“Agar ibu dan bayi yang dikandung sehat. Ketika terjadi permasalahan bisa diketahui sejak dini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Deden Kuswan di Pandeglang, Sabtu (15/8).

Menurutnya, peran aktif ibu hamil dalam memeriksakan kandungan sebagai bentuk bantuan dari program pemerintah Kabupaten Pandeglang yang ingin menekan angka kematian ibu melahirkan dan bayi yang dilahirkan. Kematian ibu melahirkan karena berbagai sebab di antaranya pendarahan dan penyakit lain yang menyertainya. Jika ibu hamil rutin memeriksakan diri dan kandungannya hal-hal semacam itu bisa dicegah.

Masalahnya, kata dia, saat ini masih banyak ibu hamil yan malas memeriksanakan kandungannya secara rutin, terutama yang tingggal di pelosok. “Saya yakin kalau ibu yang melahirkan itu dalam kondisi sehat, maka secara medis akan selamat, walapun masalah kematian itu sepenuhnya tergantung takdir dari Yang Maha Kuasa,” katanya.

Ia juga menyatakan kasus kematian bayi dan ibu melahirkan di daerah itu setiap tahun fluktuatif. Kadang turun tapi pada berikutnya kembali terjadi kenaikan,” katanya.

Pada 2012 kematian ibu melahirkan 47 kasus sedangkan kematian bayi 246 kasus, pada 2013 kematian ibu mengalami perunan yakni menjadi 35 kasus, sedangkan kematian bayi meningkat jadi 358 kasus. Kemudian 2014, lanjut dia, kasus kematian ibu kembali naik menjadi 47 kasus, sedangkan kematian bayi turun menjadi 317 kasus.

Kondisi tersebut, kata dia, menunjukkan masih rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung program kesehatan ibu dan bayi. “Kita akan terus melakukan sosialisasi agar perhatian masyarakat terhadap kesehatan ibu dan bayi tinggi, sehingga ke depan angka kematian ibu dan bayi masih terus ditekan,” ujarnya.


unsubscribe from this feed

No comments:

Post a Comment