Pages

Saturday, August 8, 2015

Disfungsi Seksual yang Dapat Mempengaruhi Setiap Perempuan

Disfungsi Seksual yang Dapat Mempengaruhi Setiap Perempuan
Aug 8th 2015, 16:00

Banyak yang mungkin menggambarkan kehidupan seksnya sebagai hebat, indah, atau yang terbaik. Mudah-mudahan ini akan dipertahankan untuk selama mungkin tanpa masalah. Tapi tidak ada salahnya mengetahui disfungsi seksual yang mungkin dihadapi seorang wanita, terutama karenra kondisi ini telah dikenal mempengaruhi lebih dari setengah dari semua wanita. Masalah seksual yang berhubungan dengan ini bisa berada di bawah salah satu dari empat kategori ini:

Kehilangan Hasrat Seksual

Mungkin disfungsi seksual wanita yang paling umum adalah hilangnya keinginan atau kurangnya gairah seks atau kurangnya libido. Sementara masalah ini dapat dialami oleh wanita setiap saat, dalam beberapa kasus ini akan muncul pada saat tertentu saja seperti selama kehamilan atau saat wanita sangat stres. Dalam keadaan normal, keinginan bisa terjadi secara alami atau dalam menanggapi pikiran atau gambar yang merangsang.

Kurangnya atau hilangnya hasrat seksual mungkin karena penyebab fisik, psikologis, atau emosional yang dapat mencakup kondisi medis yang ada, gangguan hormon, masalah hubungan, penggunaan alkohol, depresi, dan bahkan pengalaman seksual traumatis masa lalu. Pengobatan masalah ini akan tergantung pada penyebab, yang akan direkomendasikan dokter setelah evaluasi menyeluruh.

Kehilangan Rangsangan Seksual

Kehilangan rangsangan tidak harus dicampur aduk dengan hilangnya hasrat karena wanita mungkin memiliki hasrat seksual tetapi tidak bisa sampai ke titik yang terangsang atau tingkat rangsangan tidak dapat dipertahankan. Tahap rangsangan ini adalah salah satu di mana rasa kenikmatan seksual akan meningkat, membawa serta peningkatan aliran darah ke alat kelamin dan fungsi tubuh lainnya.

Kemungkinan penyebab disfungsi ini mungkin mirip dengan kurangnya keinginan tetapi pada tingkat yang berbeda. Akan lebih baik untuk mendapatkan bantuan dari dokter dalam menangani masalah ini.

Gangguan orgasmik

Prospek menghabiskan waktu dengan pasangan telah memicu hasrat seksual dan keintiman yang telah merangsang ke tingkat tertinggi. Tapi tidak dapat mencapai titik tertentu atau tidak dapat mencapai orgasme. Jika hal ini terjadi secara teratur untuk jangka waktu yang cukup lama, maka wanita itu mungkin mengalami disfungsi seksual gangguan orgasme.

Untuk masalah ini, penyebab biasa mungkin psikologis atau emosional seperti masalah hubungan, kurangnya pengetahuan tentang seks, gangguan mood, stimulasi tidak cukup, dan pengalaman seksual masa lalu. Para ahli telah melakukan penelitian untuk menentukan apakah disfungsi ini mungkin memiliki kaitan dengan kondisi medis tertentu. Menjalani terapi psikoseksual akan menjadi pengobatan terbaik untuk masalah ini.

Hubungan Seks yang Menyakitkan

Juga dikenal sebagai dyspareunia, disfungsi ini terjadi ketika wanita mengalami rasa sakit selama hubungan seksual dan pada saat yang langka, selama rangsangan seksual. Nyeri dapat muncul pada sedikit kontak atau mungkin hanya dirasakan saat penetrasi yang sebenarnya.

Penyebab dispareunia dapat bervariasi dari masalah emosional, kekeringan vagina sebagai akibat dari penurunan estrogen, trauma vagina akibat melahirkan, kurangnya stimulasi, atau suatu kondisi yang disebut vaginismus. Pengobatan disfungsi ini akan lagi tergantung pada penyebab, di mana dokter akan berada dalam posisi terbaik untuk menentukan.


unsubscribe from this feed

No comments:

Post a Comment